Skip navigation

Monthly Archives: Maret 2010

Karakter asinan adalah pelesetan dari ungkapan character assassination, yang sering didengung-dengungkan oleh Roy Suryo tiap kali ada berita miring (dan benar) yang membahas ketidak-kompetenan beliau. Ibarat maling teriak maling, tingkah laku beliau pun tidak ada bedanya, mendengung-dengungkan character assassination sambil melakukannya sendiri terhadap orang lain, Ruby Alamsyah misalnya.

Roy Suryo tertangkap basah sedang mengupil di DPR

 

Dan sekarang Roy Suryo bagai kebakaran jenggot kumis meradang atas tayangan tingkah-polah dirinya saat Sidang Paripurna DPR, yang berteriak “Huuu” dan yang paling memalukan, mengupil. Beliau menganggap tayangan tanpa sensor tersebut adalah karakter asinan terhadap dirinya, seperti yang dikutip dari berita MetroTV:

Menurut Roy, penayangan gambar dirinya yang tengah meneriaki pembacaan hasil akhir Pansus Century adalah upaya sistematis pembunuhan karakter atas dirinya. Dan, dia sudah menyampaikan protes dalam bentuk press release yang dia kirimkan ke semua media.

Tak lupa beliau juga mengeluarkan ancaman/intimidasi terhadap juru kamera yang menyorot dirinya:

Pengamat telematika yang kini menjadi politisi itu bahkan mengaku sudah mengantongi nama serta juru kamera yang mengambil gambarnya itu. Tapi Roy tak menjelaskan langkah lanjutan yang akan diambilnya terhadap juru kamera dimaksud.

Dugaan saya sih, seperti motto blog ini yang mengutip kata-kata beliau, “Tunggu Aksi Saya!™”, kita tidak perlu menunggu, karena tindakan beliau di atas cuma ancaman kosong.

baru-baru ini saya dihubungi oleh seorang rekan lama saya di bandung, yang menanyakan tuduhan para pemuja anne ahira bahwa priyadi berhenti menulis blog karena dipanggil oleh polisi. setelah saya menanyakan langsung ke priyadi, rupanya yang dipermasalahkan adalah ketika para blogger (termasuk saya) ke depkominfo untuk berdiskusi dengan wakil dari mabes polri, terutama untuk menanyakan perihal Roy Suryo. namun rupanya pertemuan ini dipelintir oleh para antek asian brain dan dibilang bahwa priyadi dipanggil oleh polisi, dan akhirnya tidak menulis blog lagi.

salah satu antek yang rajin memfitnah priyadi antara lain adalah Rike Septiani Hartanto, dan berikut adalah tangkapan layar tulisan-tulisan dia di facebook.


 
 

 
FB1
 
FB2
 
FB3

FB4

untuk Rike Septiani Hartanto, anda sudah bisa kena UU ITE tuh. kalau anda tidak bisa mengungkapkan bukti ucapan teman anda yang di mabes polri, anda sama saja dengan memfitnah priyadi.

saya termasuk salah satu moderator milis yang dikesalkan oleh spamming yang dilakukan oleh para antek asian brain ini. dan terus terang saja, tulisan Rike ini mencerminkan betapa suksesnya brain wash yang dilakukan di asian brain. logika si Rike ini juga lucu, menuduh Priyadi cekatan ketika berhubungan dengan Anne Ahira, padahal Priyadi muncul justru karena adanya fitnah dari si Rike ini. benar-benar a real jackass si Rike ini.