Skip navigation

Monthly Archives: November 2008

sebagai kelanjutan kasus tuduhan roy suryo ke bupati abdya, banda aceh, soal foto sang bupati dengan wanita yang menurut roy suryo bukan merupakan istrinya, roy suryo diminta datang ke banda aceh hari selasa minggu depan, 2 desember 2008. demikian menurut pemberitaan serambi online yang bertajuk Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Abdya, Roy Suryo Dipanggil ke Banda Aceh.

BANDA ACEH – Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Banda Aceh, Senin (25/11) lalu melayangkan surat panggilan terhadap Roy Suryo. Pakar telematika itu dipanggil sebagai saksi, terkait kasus dugaan pencemaran nama baik Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim. Polisi menjadwalkan Roy Suryo akan hadir pada Selasa (2/12) mendatang, di Banda Aceh.

dipanggil-ke-banda-aceh

Iklan

kilas balik

merah putihmari kita segarkan ingatan kita terlebih dulu. pada bulan agustus 2007, roy suryo mengumpulkan para wartawan warung Bakmi Kadin, Yogyakarta, untuk mengumumkan hasil penemuannya: bahwa lagu kebangsaan Indonesia Raya ternyata terdiri dari tiga stanza, bukan satu stanza! beliau lalu memamerkan rekaman video jaman dulu, yang menurut klaim beliau, beliau temukan di perpustakaan leiden 3 bulan sebelumnya (yang berarti pada sekitar bulan mei 2007), yang memperdengarkan lagu Indonesia Raya yang terdiri dari tiga stanza.

ada beberapa hal yang patut kita perhatikan:

  1. lagu Indonesia Raya memang terdiri dari tiga stanza, bukan satu stanza yang seperti yang dikira oleh roy suryo. hal ini diperkuat dalam wawancara dengan roy suryo:

    Dia mengaku baru waktu itu tahu bahwa versi asli Indonesia Raya terdiri dari 3 stanza, dan bukan cuma satu seperti yang selama ini dinyanyikan dalam pelbagai kesempatan resmi.

  2. “penemuan” roy suryo yang terjadi pada bulan Mei 2007 masih lebih belakangan ketimbang kemunculan video tersebut di youtube yang bertanggalkan 19 Desember 2006
  3. klaim beliau menemukan rekaman tersebut di universitas leiden amat sangat diragukan, karena pihak perpustakaan universitas leiden sendiri tidak mengakuinya

 

namun bukan sifat roy suryo untuk legowo mengakui kekeliruannya. blunder lagu kebangsaan Indonesia Raya ini tetap beliau lanjutkan:

  • menuduh Des Alwi, yang menyatakan bahwa dokumen lagu Indonesia Raya sudah lama diketahui keberadaannya, sebagai punya kepentingan ekonomi dengan menyembunyikan dokumen tersebut
  • menuduh orang lain yang menunjukkan bahwa temuannya itu tidak baru sebagai pahlawan kesiangan
  • mencap ketua yayasan airputih sebagai tukang kebun

 

sewaktu blunder ini masih hangat-hangatnya, sempat terjadi vandalisme di entri wikipedia tentang lagu kebangsaan Indonesia Raya, ada yang menghapus lirik lagu Indonesia Raya versi lengkap. tentunya tidak dibutuhkan otak jenius untuk bisa memperkirakan siapa kira-kira yang menghapus lirik tersebut.

 

sekarang menjadi narasumber

setelah selesai mengingat kembali masa lalu ketika roy suryo memamerkan ketidak-tahuannya tentang lagu kebangsaan Indonesia Raya, coba kita sekarang membaca sebuah pemberitaan di detikhot, tentang Dhani Terancam 3 Bulan Penjara.

dhani

sepintas isi beritanya memperlihatkan pembalasan dendam roy suryo atas ahmad dhani, yang pernah membuktikan kalau hasil analisis foto roy suryo salah besar. namun yang patut diperhatikan, apalagi setelah membaca kilas balik di atas, adalah ini:

Pria yang ditunjuk oleh Komisi X DPR untuk menjadi narasumber pembahasan RUU Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan (BBLNLK) 7 bulan yang lalu…

saya tidak tahu apakah harus salut kepada roy suryo atau kepada Komisi X DPR, atau pada kedua belah pihak ini sekaligus. blind leading the blind.

Penjelasan Roy itu didasarkan kepada Peraturan Pemerintah No. 40 Tahun 1958.

ironis. pada waktu roy suryo melakukan blunder tahun 2007, beliau bahkan tidak tahu apa itu PP no. 44 tahun 1958 yang mengatur tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya:

Kemudian menurut Roy, setelah melihat rekaman asli yang diproduksi oleh Chuuoo Sangi-In (DPR zaman Jepang, red) pada September 1944 itu, Katon dan Nugie ingin sekali menyanyikan kembali Indonesia Raya versi asli dengan tempo sesuai aslinya. ”Mereka berdua tertarik ingin menyanyikan lagu itu sesuai irama aslinya,” jelas Roy.

irama asli lagu Indonesia Raya adalah con bravura dengan tempo 144-169 BPM (beats per minute, ketukan per menit), berbeda dengan versi sekarang yang berirama maestoso con bravura dengan tempo 120 BPM; dan menurut PP tersebut:

(2)Lagu Kebangsaan tidak boleh diperdengarkan dan/atau dinyanyikan dengan nada-nada, irama, iringan, kata-kata dan gubahan-gubahan lain daripada yang tertera dalam lampiran-lampiran Peraturan ini.

namun kini beliau dengan sangat fasih selalu mengutip PP no 40 tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia. dan malah dijadikan narasumber oleh Komisi X DPR.

hiduplah Indonesia Raya. (?)

perangdalam sebuah pemberitaan di kantor berita antara bertajuk “Blogger” itu Belum Tentu Orang Batak, Kata Roy Suryo, roy suryo membahas bahwa:

“‘Blogger’ itu belum tentu orang Batak. Orang itu bisa siapa saja, yang jelas punya motif yang tidak baik dan ingin mengadu domba antarumat beragama serta mendeskreditkan etnis Batak,” papar Roy di Jakarta, Rabu.

punya motif yang tidak baik dan mengadu domba. hmm, rasanya kok deja vu ya. memang biasanya maling akan teriak maling. 🙂

namun yang lebih menarik adalah pernyataan beliau berikut ini:

“Ini jelas motifnya memancing isu SARA. Saya sudah berpengalaman ‘perang’ dengan para ‘blogger’ dan saya tekankan, belum tentu ‘blogger’ tersebut orang Batak.”

benar-benar bertolak belakang dengan tulisan beliau yang membahas soal manfaat blogging. 🙂

belum-tentu-orang-batak

pada tanggal 28 oktober 2008, roy suryo memberi pernyataan bahwa Wanita dalam Foto Itu bukan Istri Akmal, dalam kasus foto mesra Bupati Abdya, Aceh. yang ingin saya sorot adalah klaim beliau untuk bersedia bertanggung-jawab atas pernyataan tersebut:

Roy juga menyatakan bahwa dirinya siap bertanggung jawab terhadap stateman [sic] yang telah disampaikannya kepada sejumlah media menyangkut keaslian dan kebenaran foto tersebut. “Jika diperlukan saya siap dijadikan saksi ahli dalam penyelesaian permasalahan ini, saya siap dipanggil kapan saja. Karena kita juga punya dasar hukum menyangkut telematika,” papar Roy seraya mengungkapkan bahwa kasus serupa juga pernah terjadi di Pekanbaru, Riau.

namun apa yang terjadi saat beliau benar-benar dimintai pertanggung-jawabannya, sewaktu Akmal Ibrahim, Bupati Abdya, mengadukan roy suryo ke polisi atas dasar pencemaran nama baik?

“Besok sore (Selasa) saya di Jakarta, silakan diatur waktu dan tempatnya. Saya insya Allah selalu siap menyampaikan yang sebenar-benarnya. Hanya saja, tolong sampaikan ke lawyer, agar mencabut gugatan ke saya dahulu,” demikian isi SMS dari Roy Suryo yang disampaikan ke Akmal Ibrahim dan Ida Agustina. Akmal kemudian memperlihatkannya kepada Serambi.

screenshots:
bukan-istri-akmal  see-you-in-court

harian jawa pos edisi 2 november 2008, kolom deteksi, tulisan Banyak Memberikan Manfaat:

Blog berasal dari kata web-log yang artinya catatan di web. Seperti asal katanya, blog mempunyai manfaat utama sebagai media untuk menyampaikan informasi. Baik yang sifatnya pribadi, misalnya catatan harian, ataupun bisa juga digunakan untuk promosi. Blog juga dapat digunakan untuk menarik minat. Tujuannya adalah menarik orang untuk menuliskan pengalamannya. Namun, penggunaan blog di Indonesia masih terbatas. Masih belum maksimal. Blog yang baik sebenarnya bisa menimbulkan inspirasi bagi pembacanya. Muatan tulisan yang baik tentu bisa memberikan efek baik pula. Contohnya adalah nasihat atau pengalaman berharga. Melalui blog, kita juga bisa menjaring network, terutama dengan orang-orang yang punya ketertarikan dan hobi yang sama. Dari situ kita bisa bertukar pengalaman dan informasi. (kiy/kkn)

Roy Suryo

Pakar Telematika

dari kumpulan peribahasa indonesia tentang lidah bercabang:

Lidah bercabang bagai biawak: artinya 1. orang yang tidak jujur; 2. pengacara yang mengambil keuntungan dari dua belah fihak yang bersengketa.

dari entri Opportunist di wikipedia:

the practice of abandoning in reality some important political principles that were previously held, in the process of trying to increase one’s political power and influence.

dari entri munafik di wikipedia indonesia:

terminologi dalam Islam untuk merujuk pada mereka yang berpura-pura mengikuti ajaran agama namun sebenarnya tidak mengakuinya dalam hatinya.

sekarang coba bandingkan tulisan pada kolom deteksi di atas dengan pendapat roy suryo sebelumnya yang berhubungan dengan blog:

  • Anggap saja blog seperti orang membuang sampah. Saya capek melayani orang kayak gitu. Itulah yang tidak saya sukai dari blog. Blog tidak bertanggung jawab, bahkan blogger itu tukang tipu.
  • Blog itu satu tren saja. Jadi, seperti agenda yang bisa ditulisi macam-macam. Saya melihat blog sendiri kebanyakan masih berupa katarsis atau tempat curahan emosi.
  • Ada kecenderungan bahwa kalau tidak membuat blog yang menjelek-jelekkan orang lain, maka itu bukan blog.
  • Coba dilakukan survei kepada masyarakat mengenai peran blogger. Saya bisa pastikan publik sekarang ketakutan buka internet karena sikap sebagian blogger, seperti Enda Nasution yang nyeleneh.
  • Namun, sekarang air susu dibalas air tuba. Blogger malah menyerang situs Depkominfo sebagai reaksi tidak puasnya mereka terhadap undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE) yang belum lama ini disahkan DPR.
  • Saya katakan sebenarnya. Serangan yang dilakukan blogger Indonesia yang dipimpin Enda Cs merupakan tindakan bodoh.

menjadi caleg, walaupun sudah nomor urut pertama dari partai demokrat, rupanya belum merupakan jaminan bagi roy suryo. beliau sekarang memasang topeng wajah manis kepada kaum blogger. menurut anda, manakah yang lebih cocok dari tiga istilah di atas (lidah bercabang, oportunis, munafik) untuk roy suryo?

screenshot:

screenshot edisi cetak: