Skip navigation

roy suryo lagi-lagi dikutip oleh wartawan (kapan ya media kapok mengutip beliau. tampaknya selama berita kontroversial lebih menarik pembaca, selama itu pula beliau akan tetap dikutip), melabeli para penolak Rancangan Peraturan Menteri tentang Konten Multimedia (RPM Konten) sebagai para Pak Ogah, seperti yang dilansir oleh okezone:

“Mereka yang berteriak tentang kebebasan internet secara (absolute), maunya mengatur sendiri. Tetapi, ketika ada masalah malah bersembunyi. Itukan seperti pak ogah namanya,” tegas Roy, dalam perbincangannya dengan okezone, di Jakarta, Senin (15/2/2010).

kasihan juga ya Pak Ogah, tidak tahu apa-apa tentang RPM Konten eh tahu-tahu dicatut namanya oleh roy suryo. saya membayangkan jawaban Pak Ogah ke roy suryo adalah sebagai berikut:

 

referensi: tangkapan layar berita okezone

pertama, mari kita cerahkan dulu apa yang sebenarnya dibicarakan.

ini rekaman dari RCTI:

ini rekaman dari metroTV:

sayang yang dari metrotv tidak lengkap rekamannya (ada yang bisa menyediakan rekaman lengkapnya?). tapi jelas terlihat bahwa ruby menunjukkan bagian ATM mana saja yang perlu diwaspadai, seperti mulut ATM dan kemungkinan peletakan spycam. dari sudut pandang saya, yang ruby lakukan adalah peningkatan kewaspadaan publik tentang kemungkinan sebuah ATM dipasangi oleh alat skimmer.

sayang saya sebenarnya sudah malas nonton TV, jadi tidak tahu apakah ada lagi acara lain yang menayangkan lebih jauh atau lebih detil lagi.

cuma dulu di waktu saya kebetulan lagi di depan TV, saya pernah melihat sebuah acara investigasi pemalsuan minyak kayu putih. di acara tersebut diperlihatkan langsung para pelakunya (dengan muka disamarkan tentunya). modus operandinya dibeberkan mulai dari pengumpulan botol bekas, cara mengoplos minyak kayu putih, cara menyegel kembali botol plastiknya, dan lengkap sampai bagaimana mereka mendistribusikan ke warung-warung kecil di pinggiran kota dan pedesaan. akhir acara diperlihatkan efek dari penggunaan minyak kayu putih palsu ini: kulit akan mengalami reaksi seperti alergi, memerah dan gatal-gatal. juga dijelaskan salah satu cara mendeteksi sebelum mengoleskannya adalah dengan mengocok botol dengan keras; jika busa yang timbul lama hilangnya, kemungkinan besar itu minyak kayu putih yang palsu. saya pernah mengobrolkan hal ini di koperasi kantor, dan ternyata ibu penunggu koperasi pernah mengalaminya sendiri, mengoleskan minyak kayu putih ke anaknya, tapi malah kulit anaknya jadi merah dan gatal-gatal.

cerita di atas tentu bisa dipandang sebagai:

  1. mengedukasi masyarakat umum agar berhati-hati terhadap minyak kayu putih yang harganya terlalu murah, menimbulkan gatal-gatal jika dioles, atau jika dikocok busanya sukar hilang, ATAU;
  2. acara tersebut merupakan pendidikan gratis tentang bagaimana cara menghasilkan uang dengan cara mengoplos minyak kayu putih.

 
saya sih cenderung ke no 1 ya.

namun sayangnya, merujuk ke Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) & Standar Program Siaran (SPS):

Bagian Kelima
Pelarangan Pemberitaan Kekerasan dan Kejahatan
Pasal 29

Pemberitaan kekerasan dan kejahatan dilarang sebagai berikut:

a. menyajikan rekonstruksi yang memperlihatkan secara rinci modus dan cara-cara pembuatan alat kejahatan atau langkah-langkah operasional aksi kejahatan;

memang sebenarnya acara yang menayangkan proses pemalsuan minyak kayu putih tersebut melanggar aturan di atas. cuma, untuk kasus ruby, bisa diperdebatkan di masalah apakah rinci atau tidak, namun bagi saya, memandang kasus ruby atau bahkan minyak kayu putih tadi adalah untuk mendidik para penjahat (howto buat penjahat) adalah pandangan yang salah, seperti beda pandangan antara half empty vs half full.

cuma ada yang pernah bilang, melihat sebuah persoalan itu jangan hanya sebagian, sekarang mari kita coba lihat secara keseluruhan.

kasus ini diawali oleh tindakan roy suryo mengirimkan SMS baik ke wartawan maupun ke polisi. bisa kita lihat RS punya vested interest di sini; di berbagai sidang pengadilan yang memanggil baik RS maupun ruby sebagai saksi ahli, kesaksian RS (yang memang lebih penuh nuansa pendapat pribadi ketimbang penjelasan teknis) sering dibantah secara teknis oleh ruby. di sini bisa dilihat dengan jelas bahwa RS punya motif untuk menjelekkan ruby. bahkan dalam SMS-nya, RS berani bilang dia tidak tahu apakah ruby itu ahli atau tidak, sementara mereka berdua sudah berulang kali dipanggil dalam persidangan.

berikutnya, rekam jejak dari RS sendiri di berbagai media bahkan lebih vulgar ketimbang ruby: memperlihatkan foto-foto cabul, mempermalukan orang lain karena kesimpulan foto cabulnya yang salah (ingat kasus foto topless artika yang ternyata itu adalah foto kontes bencong thailand)? yup, RS menyatakan itu foto asli artika. jadi apa yang dikeluhkan oleh RS tentang perbuatan ruby yang baru sekali melakukannya, sudah dilakukan berulang-kali oleh RS sendiri. apalagi itu jelas dilarang dalam Pedoman Perilaku Penyiaran sendiri di Pasal 29 ayat d:

d. menyajikan materi pemberitaan yang dalam proses produksinya diketahui mengandung muatan rekayasa yang mencemarkan nama baik dan membahayakan objek pemberitaan;

saya sendiri langsung melihat ini hanyalah daya upaya dari RS untuk menjatuhkan citra ruby. dan sayangnya seorang kadiv humas polri, edward aritonang malah mendukung upaya RS ini dengan melaporkan ruby ke KPI, diiringi ancaman halus kalau memang dari KPI terbukti tayangan tersebut melanggar Pedoman Penyiaran, polisi bisa menindak-lanjuti ke kasus pidana. di siaran radio elshinta yang saya dengarkan pagi ini, edward menyatakan bahwa tayangan ruby membuat para penjahat segera mencabut alat skimmer-nya dari ATM untuk menghilangkan barang bukti. saya tidak tahu apakah ini murni pernyataan pribadi dari edward, ataukan pernyataan yang mewakili mabes polri selaku kapasitasnya sebagai kadiv humas, karena modus operandi para skimmer ATM itu adalah memasang alat skimmer-nya hanya dalam hitungan jam, untuk menghindari alat tersebut dipergoki oleh petugas yang hendak mengisi uang tunai ke mesin ATM misalnya. jadi tidak masuk akal mengajukan alasan tayangan ruby ini akan membuat penjahat menghilangkan barang bukti dari ATM.

edward sendiri menambahkan bahwa edukasi ke publik memang diperlukan, namun harus menjaga bagian-bagian yang detail tidak perlu ditayangkan. beliau memberi contoh himbauan dari polri: ketika masuk ke ATM agar waspada dan memperhatikan adanya benda yang mencurigakan di ATM. apakah himbauan ini cukup membantu? saya pribadi jelas-jelas menyatakan tidak. bagaimana kita tahu apa yang mencurigakan di ATM jika kita tidak diberitahu apa yang harus diperhatikan, seperti yang sudah ditunjukkan caranya oleh ruby?

belum lagi kenyataan bahwa pihak nasabah sebenarnya dalam posisi yang lemah ketika berhadapan dengan bank. belum ada UU dan peraturan yang melindungi proses transfer dana, jadi nasabah benar-benar tergantung pada belas kasihan dari pihak bank. namun karena ternyata banyak nasabah yang menjadi korban, dari berita radio hari jumat kemarin saya dengar kerugian telah mencapai 5 milyar rupiah dari 200 nasabah dari 1 bank, bank tentu saja memilih solusi yang paling murah: menggantikan uang nasabah yang hilang, ketimbang harus mengalami bank rush karena kehilangan kepercayaan dari nasabah yang lain, atau mengganti sistem kartu magnetik ATM ke sistem smart card, yang tentunya akan menelan biaya yang jauh lebih besar lagi. salah satu alasan yang diajukan oleh pihak bank dalam siaran radio hari jumat itu adalah di negara lain masih banyak yang menerapkan sistem kartu magnetik, sehingga dikhawatirkan sistemnya tidak akan kompatibel.

lalu siapa sebenarnya yang harus bertanggung-jawab? seperti di tulisan sebelumnya, seharusnya pihak bank yang melakukan edukasi terhadap nasabah, untuk menjaga kemungkinan pencurian data dan PIN dari ATM yang sudah terpasang alat skimmer. namun kenyataannya, justru ruby yang tampil dan mengedukasi masyarakat umum mengenai hal ini. dan seperti kata erlangga masdiana, kriminolog dari universitas indonesia, justru pihak polri dan perbankan yang seharusnya berterima kasih kepada ruby atas tayangan mengenai skimmer ATM, dan bukannya malah melakukan tindakan kontra-produktif seperti mempermasalahkan tayangan ini dan malah melaporkannya ke KPI.

di bawah ini adalah tulisan rony lantip, aslinya ada di FB, saya salin seijin beliau bagi yang tidak punya account FB.

Alkisah sebuah hikayat, sebuah negri dalam alur perjalanan dunia niaganya, entah karena dibuat sedemikian rupa atau karena faktor tidak sengaja, semua produk menggunakan tipe gembok yang sama.

Tidak ada yang merasa terganggu dengan hal ini. Gembok pintu, gembok almari, gembok brankas, gembok pagar, semua tipenya sama. Tipe F. Gembok yang kuncinya berupa alur-alur yang tertata rapi, dengan sedikit variasi lekukan di tiap kunci.

Lalu terjadilah, sebuah kota kemalingan. Kunci pagar, kunci rumah, kunci almari, kunci brankas, semua terbuka tanpa ada yang tahu siapa yang membukanya. Barang-barang hilang dalam hitungan jam. Gemparlah penduduk negeri itu. Rasa was-was melanda semua orang, kapan tiba waktunya, gembok mereka yang akan dibobol.

Polisi selalu mencari melalui kedekatan orang dalam, mengingat gembok itu tidak rusak. Ini prosedur standar, sudah sewajarnya. Kecurigaan muncul di antara sesama, adakah yang menduplikat kunci tanpa mereka sadari?

Terkuaknya Kelemahan sang Gembok

Di sebuah media, akhirnya muncullah seorang tokoh yang selama ini kurang begitu dikenal publik. Dia ahli kunci dan gembok, juga metode pengamanan rumah. Dia tampil ke muka menyampaikan kelemahan-kelemahan gembok.

Ternyatalah bahwa gembok Tipe F adalah gembok yang sangat mudah untuk dibobol. Dia perlihatkan kepada khalayak bagaimana caranya gembok tipe F dibobol tanpa harus terlebih dulu mencuri kunci aslinya lalu menduplikatnya.

Tak lama kemudian, seorang yang kita sebut namanya saja sebagai sipandir, yang selama ini dikenal dekat dengan dunia gosip ibu-ibu, menebar kabar ke para kuli tinta. “Orang itu telah melanggar etika. Dia mengajari orang untuk membobol gembok”, demikian ungkapan kabar yang disebarnya.

Gelisah lagilah penduduk negeri. Ngeri jika rumahnya, barang kekayaannya, habis ludes dibawa pergi oleh maling-maling baru. Tetapi, nanti dulu.

Memangnya penduduk negeri ini isinya maling melulu? Ah tampaknya para penduduk negeri ini tidak paham maksud sipandir. Sipandir tak lebih hanya menunjukkan kepongahan dan kebangsawanannya (ya, dia masih bangsawan, sedarah dengan pemerkosa sum kuning). Sipandir memandang rendah semua penduduk negeri ini, menganggap bahwa semua penduduk ini berpotensi mencuri. Ini penghinaan.

Produsen pintulah yang harus bertanggungjawab

Wahai penduduk negeri antah berantah, ketahuilah. Bahwasanya bukan kesalahan kalian ketika mendapatkan gembok tipe F pada semua produk yang kalian pakai. Sama sekali bukan.

Selayaknya kalian bersyukur bahwasanya ada orang yang menunjukkan kesalahan gembok itu, memperagakan betapa mudahnya (ya, betapa mudahnya!) pembobolan gembok itu. Tanpa peragaan itu, tentunya kalian masih menganggap bahwa itu adalah ilmu tingkat tinggi. Kadigdayaan dug deng tanpa tanding. Yang kemudian kalian hanya bisa pasrah bila sewaktu-waktu tiba saatnya pintu-pintu kalian yang terbuka, harta-harta kalian habis ludes.

Si ahli gembok dan kunci serta pengamanan rumah itu telah menunjukkan, ada yang salah pada produsen pintu-pintu. Tuntutlah mereka. Minta mereka mengganti gembok dan kunci dengan yang lebih baik.

Bukankah kalian sudah menyerahkan kepercayaan kalian kepada para produsen pintu itu? Bukankah kalian sudah menandatangani nota kesepakatan penyerahan kepercayaan itu?

Janganlah kalian tertipu lagi oleh Sipandir (yang katanya bangsawan karena sepertinya sedarah dengan pemerkosa sum kuning). Menjadi cerdaslah kalian. Kejadian ini adalah bukti bahwa sipandir hanyalah orang bodoh yang sombong dan menganggap kalian rendah tak lebih dari sekumpulan pencuri.

Demikian ki sanak, aku sampaikan kepada kalian, baik penghuni negeri antah berantah itu, maupun kalian yang beruntung berada di luar negeri tersebut.

*nb: silakan tag atau forward tulisan ini ke orang-orang yang menurut Anda layak untuk diberi pencerahan. eh.. sekiranya tulisan ini mencerahkan menurut anda :)*

Hari ini, tanggal 23 Juli 2009 adalah Hari Anak Nasional. Tokoh kita Roy Suryo berkomentar sehubungan dengan masalah anak ini, seperti yang dikutip di ANTARA News:

“Oleh karena itu, Insya Allah, setelah saya duduk di Senayan nanti (menjadi anggota DPR) saya akan membuat undang-undang yang bisa melindungi anak-anak dari korban pornografi, ” tegasnya.

Dari kutipan di atas, yang patut dikomentari adalah mau berapa Undang-Undang lagi yang dibutuhkan untuk menangani hal pornografi anak ini? Secara umum (lex generalis) dalam KUHP Buku Kedua ada Bab XIV – Kejahatan Terhadap Kesusilaan, lalu di Buku Ketiga ada Bab VI – Pelanggaran Kesusilaan.


Secara khusus (lex specialis), ada beberapa produk Undang-Undang yang khusus menangani hal ini, yang pertama adalah UU no. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Berikut beberapa hal yang berhubungan dengan pornografi:
Bab I Pasal 1: Perlindungan khusus adalah perlindungan yang diberikan kepada anak dalam situasi darurat, anak yang berhadapan dengan hukum, anak dari kelompok minoritas dan terisolasi, anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual, anak yang diperdagangkan, anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (napza), anak korban penculikan, penjualan, perdagangan, anak korban kekerasan baik fisik dan/atau mental, anak yang menyandang cacat, dan anak korban perlakuan salah dan penelantaran.
Bab III Pasal 13: (1) Setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua, wali, atau pihak lain mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan, berhak mendapat perlindungan dari perlakuan: a. diskriminasi; b. eksploitasi, baik ekonomi maupun seksual; c. penelantaran; d. kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan; e. ketidakadilan; dan f. perlakuan salah lainnya.
Pasal 17 ayat 2: (2) Setiap anak yang menjadi korban atau pelaku kekerasan seksual atau yang berhadapan dengan hukum berhak dirahasiakan.


Produk Undang-Undang berikutnya malah khusus membahas masalah Pornografi, yaitu UU no. 4 tahun 2008 tentang Pornografi:
Bab II tentang Larangan dan Pembatasan Pasal 4: (1) Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat:
a. persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang;
b. kekerasan seksual;
c. masturbasi atau onani;
d. ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan;
e. alat kelamin; atau
f. pornografi anak.
Pasal 11: Setiap orang dilarang melibatkan anak dalam kegiatan dan/atau sebagai objek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Pasal 5, Pasal 6, Pasal 8, Pasal 9, atau Pasal 10.
Pasal 12: Setiap orang dilarang mengajak, membujuk, memanfaatkan, membiarkan, menyalahgunakan kekuasaan atau memaksa anak dalam menggunakan produk atau jasa pornografi.
Bab III tentang Perlindungan Anak Pasal 15: Setiap orang berkewajiban melindungi anak dari pengaruh pornografi dan mencegah akses anak terhadap informasi pornografi.
Pasal 16: (1) Pemerintah, lembaga sosial, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, keluarga, dan/atau masyarakat berkewajiban memberikan pembinaan, pendampingan, serta pemulihan sosial, kesehatan fisik dan mental bagi setiap anak yang menjadi korban atau pelaku pornografi.
Pasal 37: Setiap orang yang melibatkan anak dalam kegiatan dan/atau sebagai objek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 dipidana dengan pidana yang sama dengan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29, Pasal 30, Pasal 31, Pasal 32, Pasal 34, Pasal 35, dan Pasal 36, ditambah 1/3 (sepertiga) dari maksimum ancaman pidananya.
Pasal 38: Setiap orang yang mengajak, membujuk, memanfaatkan, membiarkan, menyalahgunakan kekuasaan, atau memaksa anak dalam menggunakan produk atau jasa pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).


Berikutnya ada UU no. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (yang sering dibangga-banggakan oleh Roy Suryo):
Bab XI tentang Ketentuan Pidana Pasal 52: (1) Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) menyangkut kesusilaan atau eksploitasi seksual terhadap anak dikenakan pemberatan sepertiga dari pidana pokok.


Sudah ada contoh jelas di dunia nyata penanganan kasus pornografi anak ini, misalnya berita ini di kapanlagi.com:

Rabu, 01 Juli 2009 17:31
Kapanlagi.com – Satuan Cyber Crime Badan Reserse Kriminal Polri menangkap dua tersangka kasus pornografi anak yang menggunakan sarana internet.
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Susno Duadji di Jakarta, Rabu (01/07), mengatakan kedua tersangka itu tertangkap di Jakarta dan Yogyakarta.

Total sedikitnya ada 4 buah produk Undang-Undang yang sudah menangani masalah pornografi anak ini. Roy Suryo mau menambahkan berapa lagi?

Stupid is as stupid does.

Akhir bulan Juni lalu, marak berita munculnya video yang isinya adegan berciuman antara seorang laki-laki dan seorang wanita. Dalam pemberitaan di Okezone, Roy Suryo (yang oleh Okezone masih disebut sebagai pakar telematika) memastikan bahwa laki-laki tersebut adalah Pasha dari grup Ungu:

Video mesra dengan pelaku mirip Pasha ‘Ungu’ dan Alyssa Soebandono beredar. Sementara, pakar telematika Roy Suryo membenarkan, pelaku di video tersebut adalah Pasha.

Dalam pemberitaan di Rileks.com, Roy Suryo tidak setegas dalam wawancaranya dengan Okezone menyebutkan nama Pasha:

Menurut-nya, tanpa menyebutkan apakah orang nyang ada di video itu benar Pasha dan Alyssa, yang pasti Roy berani memastikan kalau video itu asli bukan rekayasa.

rilekscom

Sedangkan dalam pemberitaan di Detik, Alyssa membantah pernyataan Roy Suryo:

Roy Suryo dengan lantang menyebut video ciuman Pasha-Alyssa asli. Tak ingin memperpanjang masalah. Alyssa Soebandono memilih tak memperdulikan perkataan pria berkumis itu.

detikhot

Namun dalam pemberitaan di Seleb.tv hari ini, muncul pengakuan dari seorang April Kartika Sari bahwa video tersebut bukanlah video Pasha & Alyssa, melainkan dirinya (yang memang mirip Alyssa) dengan seorang lelaki — yang kebetulan karena resolusi video tersebut sangat rendah — mirip dengan Pasha. April mengedarkan video tersebut karena sakit hati terhadap lelaki tersebut, namun malah oleh Roy Suryo lelaki di video tersebut dikira adalah Pasha.

Okezone melansir berita bahwa Roy Suryo siap jadi Menkominfo:

JAKARTA – Belum juga pemilihan Presiden digelar, isu hangat pun muncul. Kabarnya, Roy Suryo bakal diangkat menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), jika Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpilih kembali menjadi Presiden.

Roy Suryo siap jadi Menkominfo

Bagi saya, sudah jelas siapa pasangan capres-cawapres yang TIDAK AKAN SAYA PILIH di pemilu pilpres besok 8 Juli 2009.

terlihat di situs kapanlagi, artikel Sarah – Rahma Bugil Buat Menteri?:

“Di samping sudah pasti asli foto-foto Rahma dan Sarah, foto-foto itu diambil di jacuzi yang diambil pada jam 17.18 WITA (di Bali), dan itu benar-benar dalam kondisi sadar tanpa busana. Foto-foto bugil tersebut diambil dengan kamera, bukan dengan handphone. Diambil selama 3 menit, berarti dari jam 17.18 sampai 17.21 WITA,” terang Roy.

kapanlagi-jacuzi

 
sehubungan dengan UU Pornografi, saya tidak akan menampilkan foto yang dimaksud oleh roy suryo, namun untungnya ada contoh foto pada situs Bungadesa Villa Bali yang menampilkan open air bathroom yang mirip pada foto:

toraja-bathroom
apakah ini yang disebut jacuzi?

 
saya tidak tahu apakah roy suryo tahu apa yang disebut dengan jacuzi.
menurut kamus yang ada di mac os x leopard saya:

jacuzzi |jəˈkoōzē|
noun ( pl. -zis ) trademark
a large bath with a system of underwater jets of water to massage the body.
ORIGIN 1960s: named after Candido Jacuzzi ( c. 1903–86), Italian-born American inventor.

menurut wikipedia:

Jacuzzi is a company that produces whirlpool bathtubs and spas. Its first product was a bath with massaging jets. The trademarked Jacuzzi name is commonly misused to refer to any bath with water jets, and can thus be considered a genericized trademark. Sometimes spas and hot tubs are also mistakenly referred to as Jacuzzis. The company advertises that “they are Jacuzzi, and everyone else’s are just hot tubs.”

ini salah satu contoh foto jacuzzi yang saya dapat dari google:

jacuzzi
the real jacuzzi

 
lalu mengapa roy suryo yakin bahwa open air bathroom / outdoor shower = jacuzi? tampaknya beliau salah menerjemahkan informasi dari situs dreamland villa itu sendiri, yang menawarkan Suite Jacuzzi, yang dalam daftar fasilitasnya sama sekali tidak ada outdoor shower:

Convenient Facilities
Large Bali-style pavilion / Jacuzzi Bath tub / Fully stocked mini bar / Personal safety box / Color television with International TV Channel / IDD Telephone / Fully Bio air-conditioned In-room / DVD Home theatre / Private pool / Coffee and Tea maker facilities / Originally Latex mattress imported from Italia / Separate shower and Bidet / SunBed / Garden / Sofa / Aquarium / Luxurious Bathroom amenities / Exclusive Kimono style and slippers / Luxury bed linens duvet and down pillows / and so on…

sementara tipe kamar yang lain yang ada outdoor shower-nya adalah Suite WaterFall:

Convenient Facilities
Large Bali-style pavilion / WaterFall / Fully stocked mini bar / Personal safety box / Color television with International TV Channel / IDD Telephone / Fully Bio air-conditioned In-room / DVD Home theatre (5.1ch Dolby Surround System) / Private pool / Coffee and Tea maker facilities / Originally Latex mattress imported from Italia / Separate shower and Bidet / SunBed / Tea Table / Outdoor Shower / Aquarium / Luxurious Bathroom amenities / Exclusive Kimono style and slippers / Luxury bed linens duvet and down pillows / and so on…

atau, memang media benar-benar belum kapok dituduh salah kutip oleh beliau.

saya tidak akan memilih partai demokrat, dan siapapun yang berafiliasi dengan partai demokrat pada pemilu 2009. alasan saya adalah, dengan adanya roy suryo sebagai caleg no 1 partai demokrat dapil yogyakarta untuk DPR-RI, menandakan partai demokrat mendukung pembodohan bangsa ini.

berikut adalah beberapa bukti pembodohan bangsa ini oleh roy suryo:

  • mengaku-ngaku sebagai penemu lirik asli 3 stanza lagu kebangsaan Indonesia Raya. [1] [2] [3]
  • menyudutkan blogger dengan klaim Saya yakin para blogger dan hacker pasti akan melakukan serangan terhadap sistem itu.”
    saya-yakin

     
  • menuduh blogger sebagai pengecut karena telah melakukan perusakan situs pemerintah. ini menunjukkan bahwa beliau tidak tahu beda antara blogger, hacker dan cracker/defacer.
    mereka-pengecut

     
    yang cukup ironis adalah klaim beliau bertanggal 28 maret 2008 di atas:
    “Ini bisa menjadi test case UU ITE yang baru disahkan satu minggu ini. Perbuatan tersebut berdasar UU ITE bisa dikenai pasal karena telah merusak informasi milik negara,” ujar Roy.

    …karena sudah lewat lebih dari setengah tahun setelah klaim tersebut, sampai detik ini situs Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni masih berhiaskan muka beliau. penulis tidak melakukan screen capture karena takut tersandung UU Pornografi.

  • menyatakan bahwa yugoslavia berada di ranking ketiga dalam bidang cybercrime setelah indonesia, padahal yugoslavia sudah tidak ada lagi sejak tahun 2003.

kesimpulannya, posisi politis saya adalah saya memilih apapun selain partai tempat roy suryo bercokol.

120px-flag_of_the_kingdom_of_yugoslaviasvgseperti biasa, agar dirinya selalu eksis, roy suryo menggelar konferensi pers pada tanggal 22 november 2008 di hotel 89 batam, seperti yang dilansir dalam pemberitaan tribun batam, Ulas Foto Artis hingga Keaslian Supersemar. dan sampai sekarang pun pengetahuan roy suryo yang diumbar ke media massa masih tetap bisa membuat takjub:

Lewat seminar tersebut Roy juga akan mengajak kaum muda tehnik informatika, untuk menggunakan keahliannya untuk hal yang positif. Menurutnya generasi muda saat ini lebih suka meneror. “Mulai dari hacker, cacker [sic] hingga cardner [sic] yang membobol kartu kredit,” ujar Roy.
Ia menjabarkan, Indonesia adalah negara nomor dua di dunia setelah Ukraina dalam kejahatan IT, nomor tiga ditempati oleh Yugoslavia. Sedangkan Amerika Serikat hanya menduduki peringkat 13.

saya tidak tahu dari mana beliau mengambil ranking tersebut, atau bahkan kapan, karena menurut wikipedia, yugoslavia sudah berganti nama sejak tahun 2003, dan bahkan sudah bubar sejak tahun 2006:

The last country to bear the name was the Federal Republic of Yugoslavia (FRY) established on March 27, 1992. It was a federation on the territory of the two remaining (non-secessionist) republics of Serbia (including the autonomous provinces of Vojvodina and Kosovo) and Montenegro. On February 4, 2003, it was renamed to the State Union of Serbia and Montenegro, and officially abolished the name “Yugoslavia”. On June 3 and June 5, 2006 respectively, Montenegro and Serbia declared independence, thereby ending the Yugoslav state. Kosovo declared independence in 2008. Its statehood is, however, still disputed.

bagi yang ingin ikut seminarnya tanggal 20 desember 2008 mendatang di batam, mungkin bisa menanyakan langsung ke beliau soal negara yugoslavia ini.

 

 

yugoslavia

sebagai kelanjutan kasus tuduhan roy suryo ke bupati abdya, banda aceh, soal foto sang bupati dengan wanita yang menurut roy suryo bukan merupakan istrinya, roy suryo diminta datang ke banda aceh hari selasa minggu depan, 2 desember 2008. demikian menurut pemberitaan serambi online yang bertajuk Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Abdya, Roy Suryo Dipanggil ke Banda Aceh.

BANDA ACEH – Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Banda Aceh, Senin (25/11) lalu melayangkan surat panggilan terhadap Roy Suryo. Pakar telematika itu dipanggil sebagai saksi, terkait kasus dugaan pencemaran nama baik Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim. Polisi menjadwalkan Roy Suryo akan hadir pada Selasa (2/12) mendatang, di Banda Aceh.

dipanggil-ke-banda-aceh

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.