Skip navigation

Category Archives: media

sebelumnya, mohon maaf sudah lama menelantarkan blog ini. agak susah mencari waktu senggang sementara dikejar banyak pekerjaan (ya, alasan klise). namun rupanya awal masuk setelah liburan lebaran, separuh karyawan juga masih pada cuti, sehingga akhirnya punya waktu untuk menyegarkan blog ini.

apa yang saya tulis ini sebenarnya sudah basi, namun menurut saya cukup penting: sudah ada yang berani mempertanyakan dari sisi hukum apakah benar sang pakar kita benar-benar pakar. saya dulu pernah ikut ke depkominfo sewaktu hangat-hangatnya kasus herman saksono dicokok oleh polisi di jogja akibat ulah roy suryo yang mengadukan momon (herman saksono) ke pihak yang berkepentingan, dan perwakilan polisi yang hadir di sana menjawab pertanyaan saya, roy suryo di mata polisi itu sebagai apa sih: seorang ahli multimedia.

nah, sewaktu kemarin terjadi kasus kerusuhan FPI vs AKKBB, detik memberitakan kepakaran roy suryo dipertanyakan. berikut kutipan-kutipan yang saya anggap menarik:

  • latar belakang

    Assegaf pun menambahkan bahwa latar belakang Roy Suryo tidak berhubungan dengan telematika.
    “Tambahan, biodata saksi ahli, beliau sarjana S1 dari Fisipol yang tidak ada kaitannya dengan sidang kita. Saksi ahli juga salah satu pimpinan Partai Demokrat. Sehingga tidak independen dalam ruangan sidang,” protes Assegaf.

  • bias

    Keberatan ini ditimpali kliennya, Habib Rizieq karena khawatir jabatan Roy di salah satu parpol pengusung pemerintah, bisa menimbulkan intervensi dalam persidangannya.
    “Beliau juga penanggung jawab situs SBY. Saya ditahan kan ada intervensi dari pemerintah,” tukas Habib.

  • bukan dosen tetap UGM

    “Beliau ini juga S2-nya dalam bidang perilaku dan promosi, jadi tidak ada kaitan dengan telematika. Beliau juga bukan dosen tetap UGM. Hanya dosen tamu di D3. Ternyata beliu ini dosen ISI (Institut Seni Indonesia),” imbuh Habib Rizieq.

  • tidak pernah menulis karya ilmiah

    Ditambahkan, pihaknya belum pernah menemukan tesis ilmiah Roy di bidang telematika.
    “Jadi kan perlu dipertanyakan. Beliau juga sering memberi komentar, foto-foto porno atau syur. Setahu kami ini hanya pengamat atau komentator,” tukas dia.

  • blunder indonesia raya 3 stanza

    Tak sampai di situ Habib Rizieq ‘menguliti’ Roy. Rizieq juga mengatakan pada tahun 2007, Roy pernah mengklaim menemukan lagu Indonesia Raya 3 stanza. Terbukti, imbuh Rizieq, lagu itu pernah ditayangkan di stasiun TV di Surabaya.
    “Artinya yang bersangkutan plagiat.Jadi sebagai ahli dia cacat sekali. Jadi kita minta pada majelis, saksi ini bukan saksi ahli multimedia. Dan yang bersangkutan tidak independen. Saya menolak saksi ini yang jadi saksi ahli,” pinta Habib.

di hari yang sama, lagi-lagi roy suryo dipertanyakan kepakarannya dalam sidang yang berbeda, kali ini oleh munarman. sebagai catatan, munarman adalah advokat dan mantan ketua umum YLBHI, jadi tentunya sudah sangat paham dengan hukum. berikut beberapa kutipan dari pemberitaan di detik: “Munarman: Roy Suryo Itu Ahlinya Foto Porno“.

  • ahli foto porno

    “Roy Suryo itu ahlinya foto porno, ia bukan ahli.Ini partisan,” pungkas Munarman dengan nada semangat seusai sidang di PN Jakarta Pusat, Jalan Gadjah Mada, Kamis (25/9/2008).

  • tidak sesuai dengan BAP

    Namun Munarman langsung menolaknya. Ia tidak mengakui keahlian Roy Suryo karena Roy Suryo tidak pernah menandatangani BAP yang terkait dengan kasus dirinya. Dalam BAP Roy Suryo hanya menandatangani kesaksian atas kasus Habieb Rizieq.
    “Jelas barang bukti (video rekaman) tersebut ilegal, dan saya tegas-tegas tidak menerima saksi ahli ini karena ia tidak terkait dengan kasus saya,” tegas Munarman.
    Untuk memastikan hal itu Munarman meminta agar Majelis hakim untuk memeriksa kembali BAP. Setelah diceck ternyata benar dalam BAP tertulis Roy Suryo hanya memberikan kesaksian terkait dengan terdakwa Habieb Rizieq.
    “Roy Suryo yang mengklaim sudah sering menjadi saksi ahli, ternyata tidak cermat bahwa dalam BAP ia hanya memberikan kesaksian untuk kasus Habieb Rizieq bukan untuk saya,” tandas Panglima Laskar Islam ini.

  • memang pakar pornomatika

    Di akhir persidangan Munarman ‘memberondong’ Roy dengan pertanyaan tentang kasus video dan foto porno yang sering dikomentarinya. Dari video porno Maria Eva – Yahya Zaini, foto seronok Bupati Pekalongan, foto bugil Andi Soraya, video porno Syahrul Limpo hingga foto bugil Sandra Dewi. Roy pun tak membantahnya.

dari kamus besar bahasa indonesia dalam jaringan:

idi·om konstruksi yg maknanya tidak sama dng gabungan makna unsurnya, msl kambing hitam dl kalimat dl peristiwa itu hansip menjadi kambing hitam, padahal mereka tidak tahu apa-apa

agi·ta·tif a bersifat agitasi (tt tulisan, pidato, dsb); bersifat menghasut

Roy Suryo: Ada Korelasi Hacker, Cracker, dan Blogger:

Disadari atau tidak oleh mereka, penggunaan idiom agitatif ‘jangan kutip…’ saat mendeface situs Depkominfo kemarin makin menunjukkan ada relasi hacker, cracker, dan (sebagian) blogger,” kata Roy Suryo dalam pesan singkatnya kepada okezone, Rabu (16/4/2008).

relasi hacker, cracker dan (sebagian) blogger? ya, relasi yang hanya ada di celotehan beliau. bagaimana kalau kalimatnya seperti ini:
“Disadari atau tidak oleh mereka, penggunaan bahasa Indonesia saat mendeface situs Depkominfo kemarin makin menunjukkan ada relasi saya, anda, dan (sebagian) rakyat Indonesia,” kata Roy Suryo dalam pesan singkatnya kepada okezone, Rabu (16/4/2008).

tapi tentunya pembaca bisa menilai sendiri apa sebenarnya yang terjadi. saya lebih fokus ke penggunaan kata “idiom”, yang digabungkan dengan kata “agitatif”. idiom itu sudah sangat khusus digunakan untuk konstruksi yang arti seluruhnya sudah tidak sama dengan arti unsurnya, seperti contoh dalam kamus besar tadi adalah kambing hitam, artinya bukan binatang kambing yang berwarna hitam, tapi pihak yang disalahkan atas terjadinya sesuatu. jadi kalau “jangan kutip” itu dianggap idiom, jelas salah, karena makna keseluruhannya masih sama dengan arti unsurnya.

kalau memang mau mengacu ke “jangan kutip”, lebih cocok jika menggunakan kata moto. dari kamus besar daring:

mo·to n 1 kalimat, frasa, atau kata yg digunakan sbg semboyan, pedoman, atau prinsip spt “berani karena benar”

dan memang, “jangan kutip roy suryo” itu bukan idiom, tapi sebuah moto alias semboyan.

nah, bagaimana dengan frasa “idiom agitatif”? sepertinya yang beliau maksud adalah moto atau semboyan yang bersifat menghasut, yang sudah dijelaskan di atas. yang menarik adalah penggunaan kata “agitatif”. sekarang coba pembaca nilai sendiri, apakah kata-kata di bawah ini menghasut atau tidak:

Saya Insya Allah tidak terpengaruh dengan provokasi tersebut dan tetap terus berjuang memajukan Indonesia melalui TI, sekaligus mempersilahkan media menilai semuanya,” ujarnya. (mbs)

media menilai semuanya. kalau dirunut ke belakang, media juga yang menobatkan beliau menjadi pakar telematika. mengapa beliau masih dikutip juga? nanti dituduh salah kutip lho.

Kemarin saya sudah gentle menanggapi tantangan dialog blogger, ternyata mereka yang selama ini vokal, sedikit yang datang,” sesal Roy dalam SMS yang diterima detikINET, Sabtu (12/4/2008). Roy pun memaparkan dirinya telah berupaya keras untuk bisa datang. “Rektor Universitas Budi Luhur, Profesor TB Ronny, juga hadir,” tambahnya

begitulah pemberitaan di detik yang punya headline Roy Suryo Sesalkan Hanya Sedikit Blogger Vokal Datang Berdialog. mungkin beliau memang tidak tahu bahwa blogger itu manusia biasa juga, dan ada yang punya pekerjaan seperti orang normal. atau ada juga yang memandang pekerjaannya lebih penting ketimbang harus mendengarkan celotehan beliau yang tidak pernah bisa menjawab pertanyaan tanpa berbelit-belit. apalagi dengan cara beliau yang sering mengubah jadwal diskusi, ke jam 9 pagi di hari kerja, yang jelas-jelas membuat orang-orang yang sudah bekerja sulit datang, ditambah hari itu adalah hari jumat, hari yang singkat. priyadi sendiri tidak bisa datang karena jadwal yang terlalu sering diubah.

namun bukan itu inti pembahasan saya. saya hanya ingin memperlihatkan seberapa dalam cengkeraman beliau ke media masa indonesia. hanya dengan mengirimkan SMS, beliau bisa diberitakan dan bahkan isi SMS-nya bisa jadi headline. sekarang, siapa yang berani bilang beliau tidak mungkin jadi mr. charlatan-nya indonesia?

Jakarta (ANTARA News) – Pakar Telematika Roy Suryo mengimbau agar masyarakat saja yang menggunakan teknik flaring atau ramai-ramai menolak penayangan film Fitna di situs YouTube, MySpace, Rapidshare, dan Meta Cafe daripada pemerintah yang melakukan pemblokiran seluruh akses ke situs-situs tersebut.

flaring? sepertinya yang dimaksud adalah flagging:

# More generally it can refer to a system of marking, such as flagging Internet posts in a forum

teknik flagging ini juga sebenarnya sudah dibahas dalam pertemuan blogger dengan menkominfo:

Izoel Servo: Masalah teknik bagaimana memblok content You Tube, pakai model flagging. Tapi kalau sudah terlanjur diblok ya nggak bisa dilakukan.

mungkin sudah saatnya media berhenti mengutip beliau, ketimbang nanti diacungi beliau sebagai salah kutip.
 

saya akan awali tulisan ini dengan mengutip KUHP, kitab undang-undang hukum pidana.

Bab XVI – Penghinaan

Pasal 310

(1) Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

(2) Jika hal itu dilakukan dengan tulisan atau gambaran yang disiarkan, dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum, maka diancam karena pencemaran tertulis dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

(3) Tidak merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis, jika perbuatan jelas dilakukan demi kepentingan umum atau karena terpaksa untuk membela diri.

Pasal 311

(1) Jika yang melakukan kejahatan pencemaran atau pencemaran tertulis dibolehkan untuk membuktikan apa yang dituduhkan itu benar, tidak membuktikannya, dan tuduhan dilakukan bertentangan dengan apa yang diketahui, maka dia diancam melakukan fitnah dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

Pasal 318

(1) Barang siapa dengan sesuatu perbuatan sengaja menimbulkan secara palsu persangkaan terhadap seseorang bahwa dia melakukan suatu perbuatan pidana, diancam karena menimbulkan persangkaan palsu, dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

tribun timurProtes UU ITE, Blogger Rusak Situs Pemerintah dan Parpol
Biasa saja, tetapi yang patut dikhawatirkan adalah tindakan para blogger negatif tersebut bisa merugikan pemerintah dan siapa saja yang menjadi korban mereke (hackers),” tandas Roy Suryo yang juga aktif menjadi pengurus di Partai Demokrat ini.

indocommit maling teriak malingMana Ada Maling Teriak Maling?
Komunitas blogger diduga kuat sebagai pelaku pembobol dua situs milik Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) dan Partai Golkar belum lama ini.

Demikian penjelasan pakar telematika Roy Suryo saat dihubungi Indocommit.com pada pekan lalu. “Mana ada maling teriak maling?” sergahnya. Menurutnya, blogger di Indonesia beda dengan blogger di luar negeri.

Namun, lanjutnya, ada juga blogger yang negatif, seperti Enda Nasution. Roy menuding kemungkinan besar Enda Cs berada dibalik ‘serangan’ terhadap situs Depkominfo dan Partai Golkar.

mungkin roy suryo sedang tidak berpikir jernih, sehingga mengucapkan “mana ada maling teriak maling”. ya tentu saja, maling untuk mengalihkan perhatian ya pasti ikutan teriak maling. sepertinya yang beliau maksud adalah mana ada maling mau mengaku.

indocommit blogger hambat akses internetBlogger Hambat Mayarakat Akses Internet
Coba dilakukan survei kepada masyarakat mengenai peran blogger. Saya bisa pastikan publik sekarang ketakutan buka internet karena sikap sebagian blogger, seperti Enda Nasution yang nyeleneh,” tuturnya.

Menurutnya, blogger tidak memberikan kontribusi terhadap perkembangan teknologi informasi komunikasi (ICT) di tanah air. “Enda Cs menolak diajak menyumbangkan ide dalam penyusunan undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE) sebelum undang-undang tersebut disahkan DPR,” paparnya.

indocommit air susu dibalas air tubaAir Susu Dibalas Air Tuba
Seperti telah diberitakan, pada 27 September tahun lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menetapkan setiap 27 September diperingati sebagai Hari Blogger Nasional.

Namun, sekarang air susu dibalas air tuba. Blogger malah menyerang situs Depkominfo sebagai reaksi tidak puasnya mereka terhadap undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE) yang belum lama ini disahkan DPR,” tuturnya.

hari blogger yang ditetapkan itu bersamaan tanggalnya dengan pelaksanaan pesta blogger 2007, yaitu 27 oktober. dan seperti pernyataan maling teriak maling, sudah tampak jelas siapa sebenarnya yang sedang mengadu domba.

UU ITE hambat bloggerUU ITE Ancam Blogger
Adapun serangan terhadap dua situs tersebut merupakan tindakan penolakan terhadap UU ITE. Pakar telematika itu mengungkapkan, komunitas blogger yang dipimpin Enda Cs hanya suka menjelek-jelekkan kinerja pihak lain, termasuk pemerintah.

Saya katakan sebenarnya. Serangan yang dilakukan blogger Indonesia yang dipimpin Enda Cs merupakan tindakan bodoh,” ucapnya.

sepertinya melakukan pengungkapan kebenaran memang tidak disukai oleh kaum penipu. sebagai contoh, saya membuat catatan tentang penipuan maxgain, dan tetap saja para penipu itu menganggap saya yang sirik, hehe.

Wawancara Radio Elshinta dengan Roy Suryo

soal bukti bahwa blogger yang melakukan perusakan:
elshinta: kalau mas suryo lihat, berkaitan dengan disahkannya undang-undang ITE ini mas, atau ada hal lain?
roy suryo: pasti, pasti. dan ini sebelumnya sudah saya duga sebelumnya kan. kalau, kalau temen-temen, mungkin elshinta juga ingat dua hari yang lalu ya, eee saya juga kirim informasi juga ke beberapa kawan, informasi saya berbunyi adalah, eee meskipun ada, eee ah meskipun nanti pasti ada tantangan dari para hacker dan para blogger, nah ini buktinya. sudah, jadi, jadi, jadi pagi ini, eee situs depkominfo ya, double you double you double you dot kominfo dot go dot id.

soal siapa saja blogger negatif itu:
roy suryo: Banyak blogger yang positif juga ya, kayak-kayak mas wimar, kemudian mas budi putra, mas wicak, mayla, pak yusril ya pak yuwono tapi, sayangnya tertutup dengan ulah para blogger lain, yang dari awal memang tujuannya hanya untuk mencela orang lain, menjelek-jelekkan kebijakan, gitu, yah sebut saja beberapa blogger awal yang kaya enda, priyadi, eko dan lain sebagainya itu yah, yang sayangnya, itu diikutin oleh blogger-blogger baru. Yang, yang trendnya kemudian kalau ngeblog itu nggak-nggak-nggak apa ya? Èèè.. Nggak afdol kalau tidak mencela pemerintah, tidak mencela orang lain, nah ini-ini yang saya-yang saya sayangkan, gitu…

ternyata yang dimaksud blogger negatif itu enda, priyadi dan saya sendiri. hore, nama saya disebut-sebut oleh selebritis. :D

Ditantang Blogger, Roy Suryo Emoh Dialog Maya
Roy memastikan siap hadir dalam acara itu secara profesional seperti layaknya acara seminar. “Tolong mereka menyiapkan tempat umum yang ilmiah seperti kampus, diliput media, dan hadir secara nyata. Saya tidak melayani diskusi maya,” tegas dosen UGM Yogyakarta itu.

pernyataan beliau di atas sepertinya dalam rangka menjawab surat terbuka dari riyogarta yang mengajak beliau melakukan dialog terbuka. yang perlu dipersiapkan tentunya adalah sponsor yang bersedia membayar tarif keprofesionalan pakar sekaliber beliau. akan tetapi, mengapa pakar telematika tidak bersedia berdiskusi di dunia telematika itu sendiri ya?

soal Enda cs
siapa sih mereka yang sering disebut sebagai Enda cs oleh beliau?
enda cs
foto diambil dari situs blog wimar witoelar.

[ TAUTAN ]

diawali dengan artikel di kompas hari selasa yang berisi celotehan roy suryo yang menyudutkan blogger dan hacker. namun anehnya artikel tersebut mendadak hilang dan digantikan dengan artikel lain, namun bisa dilihat dari komentar-komentar yang ada masih merujuk ke artikel yang lama. untung ada google cache, sehingga masih bisa dilihat isi artikel aslinya:

artikel asli kompas

 

lalu dilanjutkan dengan artikel di kompas hari jumat kemarin, lagi-lagi berisi celotehan roy suryo menyalahkan blogger dan hacker sebagai pihak yang bertanggung-jawab atas peristiwa defacing situs depkominfo dan golkar. masih ditambah dengan menantang mereka untuk merusak situs presiden dan situs partai demokrat, kalau begini sebenarnya siapa yang mengadu domba?

pada artikel-artikel tersebut sama sekali tidak terlihat usaha untuk melakukan CROSS CHECK ke blogger maupun hacker. pada ngapain wartawan kompas? apa sudah terlalu malas mencari narasumber untuk menulis berita yang berimbang, atau memang generasi kompas sekarang memang begini kredonya, percaya bulat-bulat pada satu narasumber yang bahkan isi celotehannya sangat tendensius dan isinya cuma defamation of character?

Bagi saya pribadi ini adalah tindakan pengecut para hacker dan blogger. Saya hanya korban sekunder. Korban primernya ya Depkominfo dan Partai Golkar. Hacker dan Blogger jelas ada di balik kasus ini. Karena mereka paling nggak setuju dengan pengesahan UU ITE,” ujar Roy Suryo yang dihubungi kompas.com melalui telepon.

tindakan pengecut para hacker dan blogger. berdasarkan wawancara dengan pelaku defacing, dia bukanlah blogger.

Hacker dan Blogger jelas ada di balik kasus ini. Karena mereka paling nggak setuju dengan pengesahan UU ITE. hati-hati roy suryo, anda telah menuduh tanpa bukti. kalau memang anda yakin dan tahu pelakunya adalah blogger, paparkan buktinya!

ujar Roy Suryo yang dihubungi kompas.com melalui telepon. ok, jadi wartawan kompas menghubungi roy suryo melalui telpon. lalu mana usaha wartawan kompas menghubungi para blogger? butuh yang high profile? semoga nama-nama berikut ini cukup high profile untuk kompas: juwono sudarsono, budi rahardjo, wimar witoelar, yusril ihza mahendra.

Ia menambahkan, tindakan pengecut para hacker dan blogger juga bisa dilihat dari tindakan mereka yang tidak langsung menyerang website yang supervisi oleh dirinya. “Kasihan Depkominfo, kasihan Partai Golkar. Mereka tidak salah tapi jadi sasaran mereka padahal saya nggak di belakang situs tersebut. Kenapa nggak situsnya Presiden SBY atau Partai Demokrat yang diserang dimana jelas-jelas saya menjadi supervisornya,” tambah Roy.

sungguh sebuah pernyataan yang tidak bijak. buat saya, partai demokrat jelas bukan pilihan untuk para blogger, mengingat adanya roy suryo yang punya dendam kesumat ke blogger di sana.

Saya salah satu orang yang paling keras menyuarakan UU ITE, dan itu jelas bertentangan dengan para hacker dan blogger. Mereka menganggap UU ITE melanggar prinsip kebebasan,” tegas Roy.

sejak kapan roy suryo menjadi juru bicara para blogger? bukankah para blogger tidak dianggap apa-apa oleh beliau, mengapa beliau memberikan pernyataan mengatas-namakan blogger? dan mengapa kompas menulis celotehan roy suryo tanpa sama sekali berusaha bertanya ke blogger apa sikap mereka?

lihat ada pengakuan dari sang pelaku defacing, dan di situs golkar dia meninggalkan pesan bahwa dia bukan blogger; juga cara mengontak pelaku sudah jelas terlihat pada gambar yang dia tinggalkan, mana usaha wartawan kompas untuk melakukan wawancara?

jadi, ada apa dengan kompas?

BAB VII
PERBUATAN YANG DILARANG

Pasal 27

(3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Pasal 28

(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

[ TAUTAN ]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.