Skip navigation

Arsip Bulanan: April 2008

Kalau saya, mending silahkan para hacker, para cracker, atau juga — harus saya katakan — para blogger negatif yang membuat kayak gini, silakan rekayasa foto saya saja daripada korban-korban yang tidak bersalah ini. Artinya begini, ya, mending, mending kalau anda cari lawan, ya, cari lawan yang sepadan, ya, jangan zhalimi mereka-mereka, yang sebenarnya mereka itu, justru tidak — apa namanya — katakanlah sebenarnya tidak berbuat jahat, tidak berbuat jelek. Ya kalau saya memang katakanlah berbuat jelek, ya tentu berbuat jelek kepada orang yang jahat. Iya kan, gitu saja.

itulah kutipan pernyataan beliau dalam video klip 4 mata edisi internet. dan karena saya sudah didaulat oleh beliau sebagai salah satu blogger negatif, apa boleh buat, ini adalah salah satu hasil rekayasanya:

gambar diambil tanpa ijin dari blog tikabanget.


dalam cuplikan video di atas, roy suryo berkata:

Ya kalau saya memang katakanlah berbuat jelek, ya tentu berbuat jelek kepada orang yang jahat. Iya kan, gitu saja.

sementara dalam rubrik Tokoh di Okezone, roy suryo juga berkata:

Hal jelek sekecil apapun yang pernah kita lakukan, pasti ketika nanti sudah sukses justru akan dipergunakan untuk menjatuhkan diri kita sendiri. Itu yang saya pegang teguh. Jadi, jangan sampai kita nantinya terjebak oleh kelakuan kita di masa lalu.

lalu pada blog sangkot nainggolan, bertajuk pertanyaan saya pada roy suryo, roy suryo menyatakan para blogger itu suka korupsi waktu:

Yang menarik, suami dari Ririn Suryo ini menyebutkan banyak bloggers melakukan korupsi waktu, alasannya kebanyakan bloggers adalah pekerja kantoran.

hmm, kalau memang beliau tahu kebanyakan bloggers adalah pekerja kantoran, mengapa beliau sengaja menentukan waktu diskusi dengan bloggers di pagi hari saat masih hari kerja? setelah memaju-mundurkan jadwal diskusi (jadwal ditentukan satu arah berdasarkan kesanggupan beliau), beliau menetapkan sanggup di hari jumat pukul 9 pagi. korupsi waktu? :)

masih di blog yang sama, lagi-lagi dikumandangkan soal pencantuman identitas berupa nama asli dan jelas pada setiap situs blogger, untuk menambah kredibilitas blogger. saya sih tidak anti terhadap pencantuman nama asli dan jelas, tapi anggapan bahwa mencantumkan nama asli itu dapat menambah kredibilitas menurut saya patut dipertanyakan. justru sumber utama dari segala polemik ini adalah pertanyaan atas kredibilitas seseorang yang selalu mencantumkan nama asli yang jelas dan bahkan ditambahkan gelar kebangsawanannya di media masa.

kembali ke lap… ehm, maksud saya, kembali ke tayangan 4 mata edisi khusus internet, berikut ini adalah cuplikan tayangan aksi dari seorang mantan hacker, yang memperlihatkan kemampuannya mengambil foto yang tersimpan di sebuah handphone milik orang lain melalui koneksi bluetooth. di sini roy suryo sepertinya tidak mau kalah, beliau turut memperlihatkan bahwa di handphone beliau juga muncul nama handphone dari arif nurhidayat, sang mantan hacker.

catatan kecil

dalam cuplikan video yang pertama, tukul sempat menanyakan masalah ring back tone, yang dijawab oleh roy suryo tentang bagaimana melakukan backup handphone. saya sampai sekarang masih tidak mengerti apa hubungannya.

[ TAUTAN ]

dari kamus besar bahasa indonesia dalam jaringan:

idi·om konstruksi yg maknanya tidak sama dng gabungan makna unsurnya, msl kambing hitam dl kalimat dl peristiwa itu hansip menjadi kambing hitam, padahal mereka tidak tahu apa-apa

agi·ta·tif a bersifat agitasi (tt tulisan, pidato, dsb); bersifat menghasut

Roy Suryo: Ada Korelasi Hacker, Cracker, dan Blogger:

Disadari atau tidak oleh mereka, penggunaan idiom agitatif ‘jangan kutip…’ saat mendeface situs Depkominfo kemarin makin menunjukkan ada relasi hacker, cracker, dan (sebagian) blogger,” kata Roy Suryo dalam pesan singkatnya kepada okezone, Rabu (16/4/2008).

relasi hacker, cracker dan (sebagian) blogger? ya, relasi yang hanya ada di celotehan beliau. bagaimana kalau kalimatnya seperti ini:
“Disadari atau tidak oleh mereka, penggunaan bahasa Indonesia saat mendeface situs Depkominfo kemarin makin menunjukkan ada relasi saya, anda, dan (sebagian) rakyat Indonesia,” kata Roy Suryo dalam pesan singkatnya kepada okezone, Rabu (16/4/2008).

tapi tentunya pembaca bisa menilai sendiri apa sebenarnya yang terjadi. saya lebih fokus ke penggunaan kata “idiom”, yang digabungkan dengan kata “agitatif”. idiom itu sudah sangat khusus digunakan untuk konstruksi yang arti seluruhnya sudah tidak sama dengan arti unsurnya, seperti contoh dalam kamus besar tadi adalah kambing hitam, artinya bukan binatang kambing yang berwarna hitam, tapi pihak yang disalahkan atas terjadinya sesuatu. jadi kalau “jangan kutip” itu dianggap idiom, jelas salah, karena makna keseluruhannya masih sama dengan arti unsurnya.

kalau memang mau mengacu ke “jangan kutip”, lebih cocok jika menggunakan kata moto. dari kamus besar daring:

mo·to n 1 kalimat, frasa, atau kata yg digunakan sbg semboyan, pedoman, atau prinsip spt “berani karena benar”

dan memang, “jangan kutip roy suryo” itu bukan idiom, tapi sebuah moto alias semboyan.

nah, bagaimana dengan frasa “idiom agitatif”? sepertinya yang beliau maksud adalah moto atau semboyan yang bersifat menghasut, yang sudah dijelaskan di atas. yang menarik adalah penggunaan kata “agitatif”. sekarang coba pembaca nilai sendiri, apakah kata-kata di bawah ini menghasut atau tidak:

Saya Insya Allah tidak terpengaruh dengan provokasi tersebut dan tetap terus berjuang memajukan Indonesia melalui TI, sekaligus mempersilahkan media menilai semuanya,” ujarnya. (mbs)

media menilai semuanya. kalau dirunut ke belakang, media juga yang menobatkan beliau menjadi pakar telematika. mengapa beliau masih dikutip juga? nanti dituduh salah kutip lho.


kartu nama roy suryo

gambar di atas adalah kartu nama terbaru dari roy suryo. tidak lagi terlihat URL di kartu nama ini, tidak seperti kartu namanya yang edisi lama, yang mencantumkan www.roysuryo.info. kartu nama ini didapatkan sebelum peristiwa dialog terbuka dengan beliau, jadi bisa dipastikan tidak ada URL roy.suryo.info juga.

saya dan teman-teman berencana membuat kaos dengan desain seperti di bawah ini.

tampak depan:

 

tampak belakang:

 

tertarik? ingin ikut memesan? tinggalkan pesan anda di sini. perkiraan harga adalah Rp. 55 ribu, belum termasuk ongkos kirim.

[ UPDATE ]

pemesanan kami buka. silakan tinggalkan pemesanan dalam bentuk komentar, jangan lupa sertakan ukuran kaos, dan tinggalkan alamat mail yang bisa dihubungi. pengiriman ke luar negeri bisa dilayani. nanti anda akan dihubungi via mail mengenai total pembayaran (dengan ongkos kirim) dan cara pembayaran. mohon maaf saat ini masih belum bisa membagikan dengan gratis, atau dengan diskon. jika memesan dan ada usulan tentang desain, silakan tinggalkan dalam bentuk komentar.

untuk sementara pemesanan ditutup, karena ongkos produksi terlalu besar untuk membuat hanya segelintir kaos. kalau masih tetap mau memesan, silakan tinggalkan komentar di sini, akan kita kumpulkan sampai jumlahnya memadai untuk memulai produksi kaos kembali.

Kemarin saya sudah gentle menanggapi tantangan dialog blogger, ternyata mereka yang selama ini vokal, sedikit yang datang,” sesal Roy dalam SMS yang diterima detikINET, Sabtu (12/4/2008). Roy pun memaparkan dirinya telah berupaya keras untuk bisa datang. “Rektor Universitas Budi Luhur, Profesor TB Ronny, juga hadir,” tambahnya

begitulah pemberitaan di detik yang punya headline Roy Suryo Sesalkan Hanya Sedikit Blogger Vokal Datang Berdialog. mungkin beliau memang tidak tahu bahwa blogger itu manusia biasa juga, dan ada yang punya pekerjaan seperti orang normal. atau ada juga yang memandang pekerjaannya lebih penting ketimbang harus mendengarkan celotehan beliau yang tidak pernah bisa menjawab pertanyaan tanpa berbelit-belit. apalagi dengan cara beliau yang sering mengubah jadwal diskusi, ke jam 9 pagi di hari kerja, yang jelas-jelas membuat orang-orang yang sudah bekerja sulit datang, ditambah hari itu adalah hari jumat, hari yang singkat. priyadi sendiri tidak bisa datang karena jadwal yang terlalu sering diubah.

namun bukan itu inti pembahasan saya. saya hanya ingin memperlihatkan seberapa dalam cengkeraman beliau ke media masa indonesia. hanya dengan mengirimkan SMS, beliau bisa diberitakan dan bahkan isi SMS-nya bisa jadi headline. sekarang, siapa yang berani bilang beliau tidak mungkin jadi mr. charlatan-nya indonesia?

sebenarnya, apa sih telematika itu?

kalau merujuk ke entri telematics di wikipedia:

The integrated use of telecommunications and informatics, also known as ICT (Information and Communications Technology). More specifically it is the science of sending, receiving and storing information via telecommunication devices.

ada juga entri telematika di wikipedia indonesia:

Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.

lebih jauh lagi, telematika itu adalah ICT, Information & Communication Technology:

Information Technology (IT), as defined by the Information Technology Association of America (ITAA), is “the study, design, development, implementation, support or management of computer-based information systems, particularly software applications and computer hardware.” IT deals with the use of electronic computers and computer software to convert, store, protect, process, transmit, and securely retrieve information.

dalam entri wikipedia di atas ada juga tautan ke entri wikipedia indonesia tentang teknologi informasi:

Teknologi Informasi dilihat dari kata penyusunnya adalah teknologi dan informasi. Secara mudahnya teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan:

  • lebih cepat
  • lebih luas sebarannya, dan
  • lebih lama penyimpanannya.

jadi, masih percayakah anda pada pakar telematika yang tidak mau menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk berdiskusi? adakah yang pernah bertanya ke pakar tersebut, beliau tergabung dalam organisasi profesional yang mana? ACM? IEEE? pernahkah mempublikasikan karya tulis di jurnal ilmiah? sekarang, coba lihat hirarki debat dari paul graham yang sudah dibuat diagram maslow-nya:

gambar diambil dari blog.createdebate.com.

mengacu pada jurus-jurus yang sering diperlihatkan, seperti name-calling (tukang kebun) dan ad hominem (kepentingan ekonomi), bisa dilihat sendiri tingkat kemampuan argumentasinya ada di 2 level dasar. maka dari itu, jangan sampai pakar yang hanya pintar berkomunikasi namun tidak punya dasar ilmiah yang kuat menjadi mr. charlatan-nya indonesia.

Jakarta (ANTARA News) – Pakar Telematika Roy Suryo mengimbau agar masyarakat saja yang menggunakan teknik flaring atau ramai-ramai menolak penayangan film Fitna di situs YouTube, MySpace, Rapidshare, dan Meta Cafe daripada pemerintah yang melakukan pemblokiran seluruh akses ke situs-situs tersebut.

flaring? sepertinya yang dimaksud adalah flagging:

# More generally it can refer to a system of marking, such as flagging Internet posts in a forum

teknik flagging ini juga sebenarnya sudah dibahas dalam pertemuan blogger dengan menkominfo:

Izoel Servo: Masalah teknik bagaimana memblok content You Tube, pakai model flagging. Tapi kalau sudah terlanjur diblok ya nggak bisa dilakukan.

mungkin sudah saatnya media berhenti mengutip beliau, ketimbang nanti diacungi beliau sebagai salah kutip.
 

Uniknya, ada pula blogger yang memutar rekaman wawancara sebuah radio dengan seorang yang suaranya mirip dengan pengamat TI Roy Suryo. Menurut blogger tersebut, wawancara tersebut isinya cenderung mendiskreditkan dirinya atau rekan blogger lainnya.

Padahal, sepengetahuan penulis, perilaku yang dilakukan oleh blogger tersebut dengan memutar rekaman suara di depan khalayak ramai untuk menguatkan pendapatnya, tak ada bedanya dengan yang dilakukan oleh Roy Suryo, pihak yang dianggapnya sedang berkontra dengan dirinya lantaran menyebut dirinya sebagai blogger negatif.

itulah cukilan dari tulisan DBU tentang Catatan Diskusi Menkominfo dengan Blogger Indonesia. tulisan beliau banyak dikomentari mengenai insinuasi soal pemutaran rekaman wawancara elshinta tersebut. saya tidak tahu mengapa DBU menulis hal di atas, karena yang dilakukan oleh roy suryo punya motif pribadi seperti mencari kepopuleran di media masa (yang memang DBU bekerja di salah satu media masa), menginjak orang lain demi kepentingan pribadi.

di bawah ini adalah rekaman video kejadian tersebut, tiap orang bisa menyimpulkan sendiri apakah memang seperti yang dituliskan oleh DBU atau tidak.

mengingat akses ke youtube sedang diblokir di indonesia, saya sudah menaruh rekaman tersebut di layartancap.com. arsip cadangan saya taruh di ngebut.com.

mari kita cermati jurus-jurus basi yang sering dipergunakan oleh beliau. jurus pertama adalah jurus mengirimkan sms yang isinya merupakan intimidasi. contoh yang paling mutakhir adalah yang dialami oleh didit, dikirimi sms menjelang tengah malam oleh pakar kita ini. hal ini pernah saya alami sendiri tahun 2004 lalu:

Roy Suryo +628159902811 11/09/2004 18:30:57
Mas Eko Juniarto Yth, saya Roy Suryo<. Saya tadi kirim e-mail ke anda, mohon bisa dijawab. Salam kenal dan Terimakasih sebelumnya (Hormat saya u/ pak Adiwoso)

ini sms pribadi ke saya, namun beliau menyebut-nyebut nama bos besar saya.

Reply at 11/09/2004 18:35:09
Tanyakan langsung saja, weekend saya jarang internet. Sampaikan saja salam anda ke ARA langsung, gak perlu lewat saya.

Roy Suryo +628159902811 11/09/2004 18:38:16
Ok mas. Saya tadi mengirim e-mail untuk mengetahui siapa pemilik e-mail pau-mikro@diva-valen.com. Saya harus mengetahui secara pasti dari anda, terimakasih.

Reply at 11/09/2004 18:40:42
Yap, semua domain diva-valen.com milik saya

Roy Suryo +628159902811 11/09/2004 18:45:28
Ya sudah, mas. Berarti pau-mikro@diva-valen anda juga khan, mas? Apa saya pernah melakukan kesalahan kepada anda? Kok tampaknya anda sering sebut2 saya?

di sini beliau mulai absurd. rupanya yang beliau maksud itu adalah saya sering melakukan redirecting mail dari seseorang yang pakai nama roy suryo di milis itb ke milis genetika. sementara yang saya pikir itu adalah sikap beliau yang sama sekali tidak mau menjawab pertanyaan atas logika beliau soal foto sukma ayu, yang mengandalkan jika ada metadata maka foto tersebut asli. beliau sudah sangat sering melakukan blunder semacam ini, seperti sewaktu beliau menyatakan foto telanjang artika sari itu asli, lalu foto mulan dan dhani itu juga asli. belum lagi sewaktu beliau mengumumkan bahwa secara ilmiah, black box adam air jatuh di rawa-rawa.

Reply at 11/09/2004 18:48:35
Lho, kenapa mesti lewat sms? Bukankah lebih gentleman jawab semua pertanyaan saya di milis genetika?

Roy Suryo +628159902811 11/09/2004 18:51:14
Memang. SMS lebih memiliki nilai hukum (jelas identitasnya) dibandingkan e-mail yang bisa seenaknya dibuat. Jawaban anda sudah cukup kok, terimakasih.

di sini beliau mulai menyebut-nyebut hukum. :D

Reply at 11/09/2004 18:52:46
Makasih juga sudah mengirim bukti kepada saya

Roy Suryo +628159902811 11/09/2004 18:57:21
Ya. Sampai jumpa secara nyata.

sebenarnya saya pernah jumpa dengan beliau di dunia nyata, sewaktu mantenan saya di semarang. beliau “bermurah hati” menjadi pengarah gaya, sementara saya setengah mati menahan tawa.

Reply at 11/09/2004 18:58:58
Salam buat orangtua anda, terimakasih sudah datang ke mantenan saya

Roy Suryo +628159902811 11/09/2004 19:03:59
“Yap, semua domain diva-valen.com milik saya”
>> Pengakuan yang sangat bermakna, mas Eko. Salam untuk ortu akan disampaikan, saya sekalilagi berterimakasih.

“pengakuan”, serasa BAP (berita acara pemeriksaan) saja.

Reply at 11/09/2004 19:06:19
Ahem, anda gak perlu ketik sms untuk cari info registrar, mas roy masih butuh diajarin?

Roy Suryo +628159902811 11/09/2004 19:07:00
Ya, mas. Sudah jelas semua. Salam hormat saya untuk Oom “Senthek” (panggilan akrab beliau dari rekan2 sejawatnya). Kapan mau saya ‘arahkan gaya’-nya lagi? :-)

akhirnya beliau ingat siapa saya. :D

Reply at 11/09/2004 19:09:00
Nah, berarti sudah pernah ketemu di alam nyata kan? Lupa ya?


sehabis itu beliau tidak lagi melanjutkan SMS-nya. sewaktu saya meneruskan ajakan diskusi terbuka dari riyogarta, baik melalui SMS maupun mail, beliau juga sama sekali tidak membalas.
 

jurus kedua yang sering beliau pergunakan adalah menggunakan media umum untuk menjatuhkan orang lain. istilah londonya, character assassination, istilah ndesonya, karakter asinan. contoh yang pernah saya alami sendiri adalah sewaktu beliau mengirimkan surat terbuka ke berbagai milis yang bahkan saya tidak pernah ikut di dalamnya, seperti technomedia. contoh yang mungkin masih segar dalam ingatan kita adalah ketika beliau menuduh des alwi punya kepentingan ekonomi dalam kasus lagu indonesia raya. dan penggunaan jurus ini, walaupun basi, tapi tetap ampuh, karena dia bisa mengatakan yang membahas blunder-blunder di masa lalunya sebagai kurang wawasan.

jurus ketiga
, adalah berusaha membuat forum diskusi sesuai dengan cita-rasa beliau. misalnya untuk undangan diskusi terbuka dengan riyogarta, beliau memaksakan topik diskusi diubah menjadi “bagaimana membangun citra positif blogger.” :D ya yang bikin polarisasi positif negatif di dunia blog ya beliau ini, dengan mengubah topik seperti ini, artinya polarisasi yang dikarang beliau diamini oleh penyelenggara diskusi.

kasih daaaah.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.