Skip navigation

Arsip Bulanan: Maret 2008

diawali dengan artikel di kompas hari selasa yang berisi celotehan roy suryo yang menyudutkan blogger dan hacker. namun anehnya artikel tersebut mendadak hilang dan digantikan dengan artikel lain, namun bisa dilihat dari komentar-komentar yang ada masih merujuk ke artikel yang lama. untung ada google cache, sehingga masih bisa dilihat isi artikel aslinya:

artikel asli kompas

 

lalu dilanjutkan dengan artikel di kompas hari jumat kemarin, lagi-lagi berisi celotehan roy suryo menyalahkan blogger dan hacker sebagai pihak yang bertanggung-jawab atas peristiwa defacing situs depkominfo dan golkar. masih ditambah dengan menantang mereka untuk merusak situs presiden dan situs partai demokrat, kalau begini sebenarnya siapa yang mengadu domba?

pada artikel-artikel tersebut sama sekali tidak terlihat usaha untuk melakukan CROSS CHECK ke blogger maupun hacker. pada ngapain wartawan kompas? apa sudah terlalu malas mencari narasumber untuk menulis berita yang berimbang, atau memang generasi kompas sekarang memang begini kredonya, percaya bulat-bulat pada satu narasumber yang bahkan isi celotehannya sangat tendensius dan isinya cuma defamation of character?

Bagi saya pribadi ini adalah tindakan pengecut para hacker dan blogger. Saya hanya korban sekunder. Korban primernya ya Depkominfo dan Partai Golkar. Hacker dan Blogger jelas ada di balik kasus ini. Karena mereka paling nggak setuju dengan pengesahan UU ITE,” ujar Roy Suryo yang dihubungi kompas.com melalui telepon.

tindakan pengecut para hacker dan blogger. berdasarkan wawancara dengan pelaku defacing, dia bukanlah blogger.

Hacker dan Blogger jelas ada di balik kasus ini. Karena mereka paling nggak setuju dengan pengesahan UU ITE. hati-hati roy suryo, anda telah menuduh tanpa bukti. kalau memang anda yakin dan tahu pelakunya adalah blogger, paparkan buktinya!

ujar Roy Suryo yang dihubungi kompas.com melalui telepon. ok, jadi wartawan kompas menghubungi roy suryo melalui telpon. lalu mana usaha wartawan kompas menghubungi para blogger? butuh yang high profile? semoga nama-nama berikut ini cukup high profile untuk kompas: juwono sudarsono, budi rahardjo, wimar witoelar, yusril ihza mahendra.

Ia menambahkan, tindakan pengecut para hacker dan blogger juga bisa dilihat dari tindakan mereka yang tidak langsung menyerang website yang supervisi oleh dirinya. “Kasihan Depkominfo, kasihan Partai Golkar. Mereka tidak salah tapi jadi sasaran mereka padahal saya nggak di belakang situs tersebut. Kenapa nggak situsnya Presiden SBY atau Partai Demokrat yang diserang dimana jelas-jelas saya menjadi supervisornya,” tambah Roy.

sungguh sebuah pernyataan yang tidak bijak. buat saya, partai demokrat jelas bukan pilihan untuk para blogger, mengingat adanya roy suryo yang punya dendam kesumat ke blogger di sana.

Saya salah satu orang yang paling keras menyuarakan UU ITE, dan itu jelas bertentangan dengan para hacker dan blogger. Mereka menganggap UU ITE melanggar prinsip kebebasan,” tegas Roy.

sejak kapan roy suryo menjadi juru bicara para blogger? bukankah para blogger tidak dianggap apa-apa oleh beliau, mengapa beliau memberikan pernyataan mengatas-namakan blogger? dan mengapa kompas menulis celotehan roy suryo tanpa sama sekali berusaha bertanya ke blogger apa sikap mereka?

lihat ada pengakuan dari sang pelaku defacing, dan di situs golkar dia meninggalkan pesan bahwa dia bukan blogger; juga cara mengontak pelaku sudah jelas terlihat pada gambar yang dia tinggalkan, mana usaha wartawan kompas untuk melakukan wawancara?

jadi, ada apa dengan kompas?

BAB VII
PERBUATAN YANG DILARANG

Pasal 27

(3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Pasal 28

(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

[ TAUTAN ]

saya mendapatkan bocoran dari milis id-gmail, artikel majalah echo|zine edisi #18: interview eksklusif dengan drs suprawoto:

echo|zine exclusive interview dengan Drs Suprawoto

[ Pengantar ]

Menjelang akhir bulan Maret 2008 ini, dunia Teknologi Informasi indonesia dihebohkan pemberitaan di sahkan nya Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Reaksi yang ditunjukkan dunia IT indonesia sangat beragam, ada pro dan ada juga yang kontra, banyak perdebatan yang terjadi termasuk komentar dibeberapa media oleh seorang yang dijuluki media sebagai pakar Telematika.

Tetapi yang menarik di sini adalah terjadinya aksi iseng terhadap dua situs Indonesia, yakni situs Departemen Komunikasi dan Informatika Indonesia
dan situs Partai Golkar yang kemungkinan dipicu oleh komentar pakar tersebut.

Setelah situs Partai Golkar menjadi korban kedua dalam aksi ini, echo|zine mencoba untuk menghubungi dan melakukan wawancara singkat terhadap pelaku dua aksi tersebut melalui email yang ditinggalkan oleh pelaku di dalam situs Partai Golkar dan Depkominfo.

[ Interview ]

Berikut ini adalah wawancara singkat echo|zine dengan Drs Suprawoto:

Q: Selamat, anda menjadi pelaku aksi iseng yang pertama kali diwawancarai oleh echo|zine.

Q: Sebelum bertanya lebih jauh, apakah bersedia mengungkapkan identitas anda? jika ya .. siapakah anda?
A: Maaf berjuta-juta maaf, saya tidak bersedia. (nama Drs Suprawoto diambil dari header email)

Q: Apa yang menjadi alasan anda untuk melakukan aksi iseng terhadap situs Depkominfo?
A: Alasan? Saya kira dari pesan yang saya tinggalkan disana sudah cukup jelas alasannya apa. :D

Q: Biasanya jika seorang attacker melakukan penyerangan terhadap website, full deface terhadap 1 halaman, nah mengapa anda hanya memposting gambar dan beberapa kalimat saja dalam situs depkominfo.go.id?
A: HAHAHA.. biar awet dan adminnya ngga sadar.. :D

Q: Sepertinya gambar yang anda posting di dalam situs depkominfo itu gambar pakar telematika Roy Suryo, apakah benar?
A: Ah masa sih anda tidak tau.. :p 68% gambar RS tuh..

Q: Alasan anda menggunakan gambar tersebut?
A: Saya kan fans beratnya beliau

Q: Pendapat anda tentang komentar beliau di media massa?
A: RS kayanya panas melihat berita seperti itu dan mungkin beliau salah ngomong, masa sih comment dia gitu banget, membawa dendam pribadi. hehehe. kalo kata cincha lawra sih “it’s annoying.. ” hahahaha

Q: OK, sekarang kita beralih ke situs golkar.or.id

Q: Alasan anda untuk melakukan aksi terhadap situs golkar?
A: Iseng aja, om RS ama om mentri kan dari kata2 nya menantang .. :p

Q: Apakah karena komentar Roy Suryo kah?
A: Yupez.. om RS n pak mentri yang punya project software antiporn.. :p

Q: Saya tertarik dengan salah satu pesan di dalam situs Golkar, mengapa ada logat artis Cinta Laura di dalam pesan tersebut?
A: Saya cuma mencoba mengikuti perkembangan real life, sekali-kali kita masukin humor dikit lah, jangan terlalu serius :D jadi yang liat juga ga terlalu panas..

Q: Pendapat anda tentang UU ITE, apakah anda mendukung adanya UU tersebut?
A: Saya mendukung banget selama masih bisa masuk di logika, tapi yang saya liat, UUnya terlalu muluk-muluk, dan banyak yang tidak jelas dan tidak men-detail.:D Menurut saya sih, belum perlu lah para petinggi negara mengurus UU seperti ini.

Q: Anda mengatakan tadi belum perlu, mengapa?
A: Masih banyak hal yang lebih penting dari UU ini, seperti internet murah dan membesarkan bandwith internet di Indonesia. Coba liat deh negara tetangga (Malaysia), bagaimana pemerintahnya bisa nge-push ISP supaya ngasih Internet murah, supaya rakyatnya ngga gaptek. Lucunya pake bilang mau hemat bandwith, emang segede apa sih borosnya bandwith di Indonesia? Keadaan Internet Indonesia aja masih parah, eeh yang beginian diurusin, kayanya sih tu petinggi juga ngga ngerti apa internet deh. Layaknya orang yang membuat UU itu pada zaman batu yang belum ada Internet. kayanya ada udang dibalik batu nih :D

Q: Harapan/Saran anda terhadap pemerintah terkait UU ITE?
A: Ya tolong ditinjau ulang saja kalo bisa ajak dan berunding dengan pakar-pakar, jangan ajak “pakar” IT :D

Q: OK, terima kasih telah bersedia menjadi narasumber kami.
A: sim-sim (warkop DKI style)

[ Penutup ]

Dari wawancara di atas, saya menyimpulkan bahwa aksi tersebut semacam protes terhadap komentar seseorang di beberapa media elektronik. Oh iya, pada aksi yang dilakukan terhadap situs Golkar, Drs Suprawoto juga menyatakan bahwa dirinya bukan seorang BLOGGER.

Pada kali ini saya berpesan kepada Drs Suprawoto untuk menyudahi aksinya :p, setidaknya aksi yang kedua sudah cukup. Untuk para administrator dan developer yang mengurus kedua situs tersebut, tolong lah dibenahi sistemnya :)

Sekian dari saya, semoga pada issue selanjutnya kami dapat menampilkan wawancara yang lebih menarik dengan tokoh-tokoh dunia Hacking & Security serta Open Source.

disalin dari blog sebelah.

apakah ini too good to be true?

di milis id-gmail, tony membahas penjelasan pasal 43 ayat 5 huruf h:

Pasal 43
(5) Penyidik Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwenang:
h. meminta bantuan ahli yang diperlukan dalam penyidikan terhadap tindak pidana berdasarkan Undang‐Undang ini;

di penjelasan pasalnya:
Yang dimaksud dengan “ahli” adalah seseorang yang memiliki keahlian khusus di bidang Teknologi Informasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis maupun praktis mengenai pengetahuannya tersebut.

hanya saja, masih perlu dijelaskan lagi maksud kata “maupun“, apakah berarti kedua syarat tersebut di atas harus terpenuhi atau salah satu saja. kalau ternyata maksudnya bisa salah satu saja, kita terpaksa belum bisa memberikan salam perpisahan kepada pakar gadungan.

Look.
The people you are after are the people you depend on.
We develop your applications. We install your servers.
We connect your computers.

We deliver your e-mails.
We guard your network while you sleep

Do not fuck with us.

dikutip dari tulisan seseorang, yang kalau saya tahu orang tersebut ingin berbuat iseng ke saya, saya lebih baik cabut kabel ethernet dan matikan wireless di komputer saya.

catatan: buat yang suka nonton film, seharusnya akan tahu kalau manifesto di atas adalah modifikasi dari dialog tyler durden (brad pitt) di film fight club:

Hi. You’re going to call off your rigorous investigation. You’re going to publicly state that there is no underground group. Or… these guys are going to take your balls. They’re going to send one to the New York Times, one to the LA Times press-release style. Look, the people you are after are the people you depend on. We cook your meals, we haul your trash, we connect your calls, we drive your ambulances. We guard you while you sleep. Do not… fuck with us.

Tuhan tolonglah Uyo, beri satu petunjuk
Uyo ingin bahagia, berikan yang indah
Untuk Uyolah ini, untuk s’lama-lamanya
Satu bunga yang indah

praying

 

*membayangkan Uyo pake pita pink baju balerina lari2 di padang rumput*

 


catatan:

  1. doa ini bukanlah karya saya, melainkan karya salah satu anggota id-gmail
  2. entri ini menurut saya tidak termasuk dalam tiga kategori yang dilarang oleh menkominfo: pornografi, kekerasan dan menyebar kebencian berdasarkan SARA
  3. entri ini hanyalah fiksi belaka (kecuali video klip-nya, itu benar terjadi, silakan diperiksa metadatanya)
deface kominfo preview
tangkapan layar situs kominfo

 

awalnya adalah disahkannya UU ITE. lalu muncullah komentar tendensius dari roy suryo di berbagai media, yang menuduh blogger dan hacker indonesia akan melakukan serangan terhadap sistem sensor pemerintah:

Sedangkan di bagian hilir, pemerintah harus meningkatkan pendidikan terhadap masyarakat, sehingga dalam diri masyarakat muncul perlawanan yang menentang segala tindakan yang merugikan masyarakat seperti penyebaran pornografi dan informasi yang menyesatkan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa meski telah memiliki undang-undang, yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan ada perlawanan dari para ’blogger’ dan ’hacker’ yang biasanya akan mengganggu sistem pemblokiran tersebut.

Saya yakin para blogger dan hacker pasti akan melakukan serangan terhadap sistem itu. Tetapi, kemungkinan ancaman tersebut bukan berarti melemahkan niat pemerintah,” katanya.

komentar yang sangat melecehkan dan tendensius. lalu terjadilah kasus defacing situs kominfo, menggunakan foto pakar pornotelematika yang komentar-komentar tendensiusnya sangat sering dikutip oleh berbagai media di indonesia ini. dan seperti biasa, reaksi dari roy suryo sudah terprediksi, lagi-lagi dia memanfaatkan kasus ini untuk terus menggiring opini umum bahwa blogger dan hacker yang melakukannya:

Wajah Roy Suryo muncul dalam aksi deface di situs itu. Menurut Roy, pelakunya adalah ‘mereka’.

Siapa ‘mereka’ yang dimaksud Roy? “Kelompok blogger dan hacker yang selalu bertindak negatif adalah pelakunya. Hal ini membuktikan, yang namanya blogger dan hacker Indonesia belum bisa mencerminkan citra positif,” tegas Roy kepada detikINET, Kamis (27/3/2008).

padahal kalau dilihat dari definisi deface di wikipedia, para pelakunya tidak disebut sebagai blogger, tidak sebagai hacker, tapi sebagai cracker:

http://en.wikipedia.org/wiki/Website_defacement

A website defacement is usually the substitution of the original home page by a system cracker that breaks into a web server and alters the hosted website creating one of his own.

komentar-komentar roy suryo selain sangat jelas menampakkan dendam pribadinya terhadap para blogger dan hacker, juga menunjukkan pola pikirnya yang plin-plan:

Ketika ditanya langkah apa yang bakal diambil menanggapi kejadian ini, Roy mengatakan masih menunggu action Depkominfo. “Saya gak mau terpancing, hacker dan blogger gak pernah saya anggap. Paling saya akan ada di belakang Kominfo, tunggu saja action saya,” lanjutnya, tanpa menyebut langkah yang bakal diambilnya lebih lanjut.

kalau memang “gak pernah saya anggap“, lalu mengapa selalu disebut-sebut? :D

selain itu juga terlihat sifat hipokritnya:

Depkominfo dan Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) pun diharapkan dapat langsung bereaksi dengan mengusut si pelaku. “Jangan-jangan ada pihak ketiga yang mau mengadu domba. Ini harus dicermati hati-hati sebagai ujian pertama,” Roy menandaskan.

mengadu domba?” kok sepertinya yang mengawali adu domba ini adalah orang yang pertama kali menuduh blogger dan hacker akan menyerang sistem sensor ini?

[ UPDATE ]
entah mengapa artikel kompas yang saya taut di atas tiba-tiba berubah. untung masih ada google cache:

artikel asli kompas

 

yang aneh, walaupun artikelnya diganti, komentar-komentar yang ada masih merujuk ke artikel lama yang belum diganti. ada apa dengan kompas? di bawah ini adalah screengrab dari artikel penggantinya, silakan perhatikan komentar-komentar yang ada di bagian bawah:

artikel pengganti di kompas
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.